SeKILAT Info XEONERS MALANG :
informasi hub. Leader Xeoners Malang Bro Gion (085755034062) pin 22F54B06
Tampilkan postingan dengan label Xeon. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Xeon. Tampilkan semua postingan
Minggu, 13 Januari 2013
Touring Wajib Nasional 2 Xeoners Indonesia
Tourjibnas yang merupakan event tahunan xeoners Indonesia, kali ini diselenggarakan di Malang, Jawa Timur. Tourjibnas II ini, chapter Malang sebagai tuan rumah, sukses mengadakan event ini. Tourjibnas II digelar pada 21-23 Desember 2012. Berlokasi di Villa Kebun Hortikultura Bumiaji Batu, dengan rute kegiatan di Villa Batu-Gunung Kawi-Kota Malang-Villa Batu.
Dari jauh-jauh hari anggota Xeoners Malang telah mempersiapkan diri agar acara dapat terlaksana dengan sukses. Acara tourjibnas ini sukses terselenggara dengan dihadiri oleh 16 perwakilan chapter dari seluruh Indonesia dan hadir hampir 100 orang peserta. Member terjauh datang dari Pulau Kalimantan yaitu dari chapter Samarinda, chapter Balikpapan serta Banjarmasin.
Acara tourjibnas diisi dengan acara touring wisata, keakraban, Kopdar dan bakti sosial. Event juga diisi dengan touring wisata bersama-sama seluruh peserta. Tujuan touring wisata kali ini adalah Pesarehan Gunung Kawi. Dengan lokasi tempat wisata yang berada di kaki gunung Kawi, peserta dimanjakan dengan rute perjalanan yang cukup menantang dan pemandangan yang sangat indah. Selesai touring wisata acara dilanjutkan dengan acara keakraban dilakukan dengan saling memperkenalkan anggota dari masing-masing chapter, yang sebelumnya para anggota hanya saling mengenal di dunia maya saja.
Acara keakraban diselingi dengan hiburan elekton dengan suara biduanita yang merdu, tambah menghangatkan suasana. Acara keakraban ini dilaksanakan di Resto Kane Kepanjen. Tak lupa selain kegiatan yang bersifat hiburan, Xeoners mengadakan kegiatan sosial dengan menyumbangkan sejumlah uang yang dikumpulkan dari para peserta untuk diserahkan ke Panti Asuhan yang ada di Kepanjen. Malam harinya, acara dilanjutkan dengan kopdar bersama di Stadion Kanjuruhan selama satu jam dan di jalan Ijen Kota Malang untuk bertemu dengan para bikers di Kota tersebut.
Dengan kopdar ini, suasana keakraban bisa terjalin tidak hanya antar anggota Xeoners, namun juga club-club motor lain di luar Xeoners. Selesai kopdar, peserta tourjibnas kembali untuk istirahat. Keesokan harinya, sambil menikmati suasana dinginnya kota Batu, peserta tourjibnas berkumpul dalam aula. Acara dialnjutkan dengan pembagian sertifikat, foto-foto bersama dan acara penutupan. Serangkain acara tourjibnas telah dilaksanakan dengan sukses tanpa ada insiden apapun.
Selasa, 25 Desember 2012
Touring Wajib Nasional ke-2 Xeoners Indonesia telah terlaksana dengan sukses. Terima kasih atas partisipasi dari seluruh anggota Xeoners Indonesia.
Selasa, 04 Oktober 2011
Antisipasi Aki Drop, Pasang Voltmeter Pada Yamaha Xeon
Aksesori cukup banyak digunakan, lantas listrik dari aki pun menjadi sumber tenaganya. Nah inilah yang kerap terlihat oleh Wira Sentosa, dari SACS di kawasan Pondok Gede, soal peranti aksesori yang melekat pada skutik-skutik saat ini.
Memang, kondisi meriah di malam hari membuat tampilan tunggangan kesayangan jadi lebih menarik perhatian, tetapi kebutuhan akan listrik pun akan lebih ‘menarik' beban aki. "Kita tidak akan pernah tahu berapa banyak voltase aki di motor," ungkap Wira. Kalau pun ingin tahu, tentu perlu repot pakai alat ukur seperti di bengkel (gbr.1)
Kalau sudah ketemu posisinya, sekarang tarik kabelnya dan sambungkan kabel merah dengan kabel positif dari aki pada kunci kontak (gbr.4), sementara yang hitam dengan kabel ground, bisa langsung ke bodi saja diikat dengan baut.
Begitu sudah terpasang, akan terlihat besaran voltase aki yang ada di skutik kita. Nah sekarang bergaya dengan dandanan full aksesori tentu tak perlu khawatir aki tekor di jalan, karena masih bisa terkontrol dengan baik. (motorplus.otomotifnet.com)
Memang, kondisi meriah di malam hari membuat tampilan tunggangan kesayangan jadi lebih menarik perhatian, tetapi kebutuhan akan listrik pun akan lebih ‘menarik' beban aki. "Kita tidak akan pernah tahu berapa banyak voltase aki di motor," ungkap Wira. Kalau pun ingin tahu, tentu perlu repot pakai alat ukur seperti di bengkel (gbr.1)
Tahu-tahu, seperti pelari kehabisan nafas, sedang asyik berlari, langsung tumbang terengah-engah. Itu pula kemungkinan yang dibayangkan Wira. "Kadang, skuter menggunakan audio, lantas lampu-lampu, tahu-tahu akinya drop enggak ketahuan," jelasnya.
Agar serangan mendadak aki drop ini bisa dihindari, perlu upaya penjagaan yang akurat. "Pasang saja voltmeter, biar terlihat berapa besaran voltase yang ada di aki," katanya. Caranya pun mudah, tak perlu membongkar perangkat terlampau banyak untuk mengaplikasinya.
Seperti di Yamaha Xeon ini, pertama-tama tentu sediakan voltmeternya dulu. Peranti ini berbentuk kotak dengan tampilan digital yang menunjukkan angka besaran voltase di aki. Peranti ini bisa ditebus dengan harga Rp 280 ribu.
Pasang yuuk, tujuan utama ada pada kunci kontak dan kabel-kabel yang menuju ke kunci kontak. Pada voltmeter ini terdapat dua buah kabel plus soketnya. "Sambungkan saja kabel positif dan negatifnya dengan mengambil arus menuju kunci kontak," jelas Wira.
Pada voltmeter ini terdapat kabel dan soket sendiri, di belakang soketnya ada dua buah kabel yang berwarna hitam dan merah (gbr.2). Kabel hitam sebagai penghubung dengan ground, sementara yang merah dihubungkan ke kabel positif dari aki.
Sudah terbayang bagian mana yang akan disambungkan? Nah sekarang tentukan posisi voltmeternya. Sebaiknya di bagian yang mudah terlihat, misalkan di dekat setang bagian bawah atau boks (gbr.3) Agar serangan mendadak aki drop ini bisa dihindari, perlu upaya penjagaan yang akurat. "Pasang saja voltmeter, biar terlihat berapa besaran voltase yang ada di aki," katanya. Caranya pun mudah, tak perlu membongkar perangkat terlampau banyak untuk mengaplikasinya.
Seperti di Yamaha Xeon ini, pertama-tama tentu sediakan voltmeternya dulu. Peranti ini berbentuk kotak dengan tampilan digital yang menunjukkan angka besaran voltase di aki. Peranti ini bisa ditebus dengan harga Rp 280 ribu.
Pasang yuuk, tujuan utama ada pada kunci kontak dan kabel-kabel yang menuju ke kunci kontak. Pada voltmeter ini terdapat dua buah kabel plus soketnya. "Sambungkan saja kabel positif dan negatifnya dengan mengambil arus menuju kunci kontak," jelas Wira.
Pada voltmeter ini terdapat kabel dan soket sendiri, di belakang soketnya ada dua buah kabel yang berwarna hitam dan merah (gbr.2). Kabel hitam sebagai penghubung dengan ground, sementara yang merah dihubungkan ke kabel positif dari aki.
Kalau sudah ketemu posisinya, sekarang tarik kabelnya dan sambungkan kabel merah dengan kabel positif dari aki pada kunci kontak (gbr.4), sementara yang hitam dengan kabel ground, bisa langsung ke bodi saja diikat dengan baut.
Begitu sudah terpasang, akan terlihat besaran voltase aki yang ada di skutik kita. Nah sekarang bergaya dengan dandanan full aksesori tentu tak perlu khawatir aki tekor di jalan, karena masih bisa terkontrol dengan baik. (motorplus.otomotifnet.com)
Rabu, 10 Agustus 2011
Rasio Xeon 125, Cocok Untuk Trek Panjang
Yamaha Xeon 125 mau digunakan untuk dipacu di trek panjang macam drag bike kudu ganti rasio. Kalau standarnya 12/45 bisa dibuat lebih berat atau ringan.
MCC Motor Sport menyediakan dua pilihan. Keduanya bagi yang mau dibuat berat, bisa menggunakan 13/45. Rasio 45 tetap standar dan 13 dari MCC.
Pilihan lainnya adalah 12/44. Ukuran yang tersedia 12 dari standarnya dan 44 dari MCC. Harga jualnya dibanderol Rp 550 ribu.
Kalau pengin pegang barangnya tinggal tancap gas menuju Jl. Kebon Jeruk IX, No. 20D, Kota, Jakarta Barat. Telepon (021) 688-755-98.
Sumber :
1. Penulis : Aong | Teks Editor : Nurfil | Foto : Adib
2. http://motorplus.otomotifnet.com/read/2011/08/08/322248/51/12/Rasio-Xeon-125-Cocok-Untuk-Trek-Panjang
MCC Motor Sport menyediakan dua pilihan. Keduanya bagi yang mau dibuat berat, bisa menggunakan 13/45. Rasio 45 tetap standar dan 13 dari MCC.
Pilihan lainnya adalah 12/44. Ukuran yang tersedia 12 dari standarnya dan 44 dari MCC. Harga jualnya dibanderol Rp 550 ribu.
Kalau pengin pegang barangnya tinggal tancap gas menuju Jl. Kebon Jeruk IX, No. 20D, Kota, Jakarta Barat. Telepon (021) 688-755-98.
Sumber :
1. Penulis : Aong | Teks Editor : Nurfil | Foto : Adib
2. http://motorplus.otomotifnet.com/read/2011/08/08/322248/51/12/Rasio-Xeon-125-Cocok-Untuk-Trek-Panjang
Jumat, 05 Agustus 2011
Lampu Yamaha Xeon Kini Menyala Otomatis
Seolah tidak mau ketinggalan membuat terobosan, Yamaha mengumumkan kalau skutik sporty miliknya, Xeon, kini sudah mengusung lampu yang menyala otomatis alias Automatic Headlight On (AHO).Dengan aplikasi baru tersebut, kini Yamaha Xeon pun lebih aman dan mengikuti aturan wajib menyalakan lampu yang diterapkan pemerintah melalui Undang-Undang No.22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pasal 107 dimana menyebutkan pengendara diwajibkan menyalakan lampu pada siang hari. Dengan adanya Automatic head light on fungsi saklar motor sudah tidak dibutuhkan lagi.
Menurut Yamaha, AHO sangat penting dalam berkendara untuk menjaga keselamatan pengendara. Keberadaan AHO di Xeon diharapkan juga akan ikut membantu menekan jumlah kecelakaan di Indonesia.
Karena sepanjang enam bulan pertama tahun ini tercatat rata-rata kecelakaan lalu lintas mencapai 660 kali per bulan atau 165 kali per minggu. Tahun lalu angka kecelakaan lalu lintas mencapai 61.606 kasus atau naik 6,72 persen dibandingkan di 2009.
”Pengaplikasian AHO merupakan bentuk dukungan Yamaha terhadap pemerintah dalam menjalankan Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Tahun ini facelift tiga motor Yamaha yang diluncurkan dalam waktu berdekatan, salah satunya yang diterapkan adalah penambahan AHO,” terang PR Corporate & Communication Head PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) Indra Dwi Sunda dalam rilis yang detikOto terima, Jumat (29/7/2011).
Dan dengan hadirnya, fitur baru ini, Xeon pun kini bersama-sama V-ixion dan Vega ZR dan Jupiter Z juga sudah menerapkan fitur tersebut.
Selain itu, perubahan pada Xeon juga bisa dilihat di lampu sein (penunjuk arah) depan dan belakangnya yang mikanya berubah warna dari oranye menjadi putih bening.
”Perubahan mika lampu menjadikan Xeon lebih sporty tetapi tidak menyalahi aturan karena nyala lampu tetap kuning sebagaimana mestinya,” jelas Indra lagi.
Asyiknya, perubahan lampu dan aplikasi AHO ini ternyata tidak mengubah harga jual Xeon.
Sumber :
1. Syubhan Akib - detikOto
Rabu, 15 Juni 2011
Antisipasi Aki Drop, Pasang Voltmeter Pada Yamaha Xeon
Aksesori cukup banyak digunakan, lantas listrik dari aki pun menjadi sumber tenaganya. Nah inilah yang kerap terlihat oleh Wira Sentosa, dari SACS di kawasan Pondok Gede, soal peranti aksesori yang melekat pada skutik-skutik saat ini.
Memang, kondisi meriah di malam hari membuat tampilan tunggangan kesayangan jadi lebih menarik perhatian, tetapi kebutuhan akan listrik pun akan lebih ‘menarik' beban aki. "Kita tidak akan pernah tahu berapa banyak voltase aki di motor," ungkap Wira. Kalau pun ingin tahu, tentu perlu repot pakai alat ukur seperti di bengkel (gbr.1).
Tahu-tahu, seperti pelari kehabisan nafas, sedang asyik berlari, langsung tumbang terengah-engah. Itu pula kemungkinan yang dibayangkan Wira. "Kadang, skuter menggunakan audio, lantas lampu-lampu, tahu-tahu akinya drop enggak ketahuan," jelasnya.
Agar serangan mendadak aki drop ini bisa dihindari, perlu upaya penjagaan yang akurat. "Pasang saja voltmeter, biar terlihat berapa besaran voltase yang ada di aki," katanya. Caranya pun mudah, tak perlu membongkar perangkat terlampau banyak untuk mengaplikasinya.
Seperti di Yamaha Xeon ini, pertama-tama tentu sediakan voltmeternya dulu. Peranti ini berbentuk kotak dengan tampilan digital yang menunjukkan angka besaran voltase di aki. Peranti ini bisa ditebus dengan harga Rp 280 ribu.
Pasang yuuk, tujuan utama ada pada kunci kontak dan kabel-kabel yang menuju ke kunci kontak. Pada voltmeter ini terdapat dua buah kabel plus soketnya. "Sambungkan saja kabel positif dan negatifnya dengan mengambil arus menuju kunci kontak," jelas Wira.
Pada voltmeter ini terdapat kabel dan soket sendiri, di belakang soketnya ada dua buah kabel yang berwarna hitam dan merah (gbr.2). Kabel hitam sebagai penghubung dengan ground, sementara yang merah dihubungkan ke kabel positif dari aki.
Agar serangan mendadak aki drop ini bisa dihindari, perlu upaya penjagaan yang akurat. "Pasang saja voltmeter, biar terlihat berapa besaran voltase yang ada di aki," katanya. Caranya pun mudah, tak perlu membongkar perangkat terlampau banyak untuk mengaplikasinya.
Seperti di Yamaha Xeon ini, pertama-tama tentu sediakan voltmeternya dulu. Peranti ini berbentuk kotak dengan tampilan digital yang menunjukkan angka besaran voltase di aki. Peranti ini bisa ditebus dengan harga Rp 280 ribu.
Pasang yuuk, tujuan utama ada pada kunci kontak dan kabel-kabel yang menuju ke kunci kontak. Pada voltmeter ini terdapat dua buah kabel plus soketnya. "Sambungkan saja kabel positif dan negatifnya dengan mengambil arus menuju kunci kontak," jelas Wira.
Pada voltmeter ini terdapat kabel dan soket sendiri, di belakang soketnya ada dua buah kabel yang berwarna hitam dan merah (gbr.2). Kabel hitam sebagai penghubung dengan ground, sementara yang merah dihubungkan ke kabel positif dari aki.
Sudah terbayang bagian mana yang akan disambungkan? Nah sekarang tentukan posisi voltmeternya. Sebaiknya di bagian yang mudah terlihat, misalkan di dekat setang bagian bawah atau boks (gbr.3)
Kalau sudah ketemu posisinya, sekarang tarik kabelnya dan sambungkan kabel merah dengan kabel positif dari aki pada kunci kontak (gbr.4), sementara yang hitam dengan kabel ground, bisa langsung ke bodi saja diikat dengan baut.
Begitu sudah terpasang, akan terlihat besaran voltase aki yang ada di skutik kita. Nah sekarang bergaya dengan dandanan full aksesori tentu tak perlu khawatir aki tekor di jalan, karena masih bisa terkontrol dengan baik.
Kalau sudah ketemu posisinya, sekarang tarik kabelnya dan sambungkan kabel merah dengan kabel positif dari aki pada kunci kontak (gbr.4), sementara yang hitam dengan kabel ground, bisa langsung ke bodi saja diikat dengan baut.
Begitu sudah terpasang, akan terlihat besaran voltase aki yang ada di skutik kita. Nah sekarang bergaya dengan dandanan full aksesori tentu tak perlu khawatir aki tekor di jalan, karena masih bisa terkontrol dengan baik.
Sumber :
1. Penulis : Ben | Teks Editor : AZ | Foto : F. Yosi
Sabtu, 30 April 2011
Nih, Warna Baru Yamaha Xeon 125!
Enggak mau kalah gertak dari Honda yang baru saja meluncurkan Scoopy dengan warna baru, kini giliran Yamaha menyegarkan penampilan Yamaha Xeon 125-nya.
Skubek New Xeon 125 tampilan dengan lima warna baru yang lebih stylist. Yaitu, Atomic White Flash, Tron Rapid Black, Dynamic Blue Zoyd, Transmatic Red Alpha dan Ducleus Greenoid.
Kelima warna utama tersebut diaplikasikan pada cover body depan, spatbor depan, bagian tepi jok, rear handle dan foot rest dan striping, yang kemudian dikombinasikan dengan warna hitam di bodi belakang. Tapi, untuk warna Transmatic Red Alpha, kombinasi warnanya bukan dengan hitam, tapi dengan putih sehingga terlihat lebih sporty.
"Untuk generasi kedua ini kami meluncurkan grafik baru dengan warna-warna cerah yang menjadi pilihan sesuai karakter motornya yang mature. Harga motor juga tidak berubah," ungkap Paulus S. Firmanto, General Manager Promosi dan Marketing, PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) dalam realese resmi yang diterima redaksi.
Wuih, harga jualnya tak berubah, tetap Rp 15,7 jutaan (on the road Jakarta). Asikkan! Dapat skubek dengan striping baru dan teknologi andalan seperti Diasil cylinder dan forged piston, liquid cooler serta bagasi yang muat helm half face dengan harga tetap.
Sumber :
1. Penulis : Popo | Teks Editor : Nurfil | Foto : Yamaha
2. http://motorplus.otomotifnet.com/read/2011/04/10/318044/28/8/Nih-Warna-Baru-Yamaha-Xeon-125
Skubek New Xeon 125 tampilan dengan lima warna baru yang lebih stylist. Yaitu, Atomic White Flash, Tron Rapid Black, Dynamic Blue Zoyd, Transmatic Red Alpha dan Ducleus Greenoid.
Kelima warna utama tersebut diaplikasikan pada cover body depan, spatbor depan, bagian tepi jok, rear handle dan foot rest dan striping, yang kemudian dikombinasikan dengan warna hitam di bodi belakang. Tapi, untuk warna Transmatic Red Alpha, kombinasi warnanya bukan dengan hitam, tapi dengan putih sehingga terlihat lebih sporty.
"Untuk generasi kedua ini kami meluncurkan grafik baru dengan warna-warna cerah yang menjadi pilihan sesuai karakter motornya yang mature. Harga motor juga tidak berubah," ungkap Paulus S. Firmanto, General Manager Promosi dan Marketing, PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) dalam realese resmi yang diterima redaksi.
Wuih, harga jualnya tak berubah, tetap Rp 15,7 jutaan (on the road Jakarta). Asikkan! Dapat skubek dengan striping baru dan teknologi andalan seperti Diasil cylinder dan forged piston, liquid cooler serta bagasi yang muat helm half face dengan harga tetap.
Sumber :
1. Penulis : Popo | Teks Editor : Nurfil | Foto : Yamaha
2. http://motorplus.otomotifnet.com/read/2011/04/10/318044/28/8/Nih-Warna-Baru-Yamaha-Xeon-125
Kamis, 14 April 2011
Yamaha xeon, yang lain semakin ketinggalan
Yamaha xeon?? sekilas jika kita mendengar nama Yamaha Xeon, pasti yang terlintas adalah body semok nan seksi dengan mesin 125 cc yang powerfull. Tapi terlepas dari itu semua, tak banyak yang tau tentang teknologi yang dibawa oleh Yamaha Xeon di dalam dirinya sehingga kebanyakan masyarakat akan mengatakan Yamaha Xeon dengan Yamaha mio soul sama tapi kok bisa harganya mahalan xeon jauh ya?? padahal cuma beda cc gitu aja, nah lho gimana nie sekarang?? tenang friends, penulis akan membantu mengulas tentang teknologi high-tech yang membuat Yamaha Xeon irit, powerfull dan tahan lama.
Yamaha Xeon telah mengusung teknologi Diasil Cylinder, DiaSil Adalah singkatan dari Die Aluminium Silicon, yaitu material logam yang merupakan campuran aluminium dan silicon, sehingga material ini memiliki beberapa keungulan antara lain memiliki kemampuan pendinginan yang baik, ketahanan terhadap aus yang tinggi, ramah lingkungan. kenapa bisa ramah lingkungan?? karena teknologi Diasil Cylinder ini dibuat dengan teknologi Die Casting (cetak) bukan dengan menggunakan nikel total. Proses dengan teknologi tinggi dan modern sehingga menghasilkan performa yang tinggi, ringan, irit oli. Mana ada matic lain yang sanggup membuat teknologi seperti ini selain Yamaha. disini point utama keunggulan Yamaha Xeon dengan matic lainnya.
Selain menggunakan Diasil Cylinder, Pistonnya pun dibuat dengan teknologi Forging (Tempa). Piston ini oleh Yamaha disebut dengan Forged Piston, piston seperti ini memiliki ketahanan yang tinggi dibandingkan piston konvensional. Teknologi Forged Piston adalah teknologi motor balap yang diaplikasikan ke Yamaha Xeon. teknologi ini hanya dimiliki oleh yamaha dan indonesia adalah negara pertama yang menggunakannya. keuntungan yang didapat dengan menggunakan Forged Piston ini adalah Tahan lama ( Awet ), Tahan Kompresi tinggi ( tahan panas yang tinggi ), minim gesekan, Biaya perawatan yang rendah karena lapisan timah berfungsi untuk mencegah piston baret sehingga terlihat “berkilau” walaupun bergesekan dengan dinding Cylinder
Dengan segala kelebihan ini sekarang jelas sudah kenapa Yamaha Xeon lebih mahal daripada Yamaha Mio Soul ataupun matic lain. Performa touring pun sangat istimewa, penulis sendiri telah merasakan bagaimana performa Yamaha Xeon, keiritan dan ketangguhan mesinnya. Trayek Surabaya - Bali hanya membutuhkan bensin sebanyak 11 liter ( Rp. 49.500 ). jikalau Yamaha xeon diadu dengan matic lain yang sering mengaku sebagai trend setter matic, jelas kita lihat pemenangnya dan langsung bisa kita tentukan siapa pemenangnya tanpa kita sebutkan siapa pemenangnya. Matic lain hanya bisa mengaklain bahwa dia adalah matic dengan segala fitur canggihnya. Tapi bagaimana dengan mesinnya?? kalah jauh friends dibandingkan dengan Yamaha. Hanya Yamaha yang tau bagaimana memanjakan konsumennya. jangan hanya diberi "fitur - fitur" canggih donk tapi mesin jadul hehehe ( peace :D )
Yamaha Xeon semakin tak tertandingi..
Sumber :
Selasa, 12 April 2011
Paket Bore Up Yamaha Xeon, Piston 62 mm Klep 31/27
Karena berpendingin cairan, Yamaha Xeon 125 enggak bisa di bore up pakai piston alias seher gede. Karena di luar dinding liner ada lubang air radiator. Makanya piston yang bisa dipakai maksimal cuma diameter 58 mm.
“Itu dulu. Sekarang silinder blok Xeon 125 bisa pakai seher hingga 62 mm tanpa ganggu lubang air. Sebab lubang tersebut juga sudah dimodifikasi,” ujar Chandra Sopandi yang menjual part ini Rp 1,250 juta.
Bukan hanya silinder blok, pemilik bengkel Bubut Master Tjendana di Jl. Pagarsih, No. 146, Bandung ini, juga melansir head Xeon 125 sebagai pasangannya. Keunggulnnya pun tidak cuma kubahnya yang menyesuaikan bentuk kepala seher berdiameter 62 mm. Tapi, lihat juga peranti pendukungnya.
Karena diameter seher sudah lebih besar, payung klep yang dipasang juga bisa pakai ukuran gede. Kalau aslinya klep in 28 mm dan ex 24 mm, dengan blok ini bisa pakai klep diameter 31 mm (in) dan 27 mm (ex).
“Menggunakan klep batang 5 mm dan ringan, pastinya sudut seting klep material albronze ikut digeser keluar. Ini juga dijual Rp 1,250 juta,” lanjut Chandra yang bisa dihubungi di nomor (022) 6022179.
Satu paketnya dilego Rp 2,4 juta
Tapi kalau yang ingin beli satu set, Chandra bilang bakal kasih diskon Rp 100 ribu. Atau jadi Rp 2,4 juta untuk satu paketnya.
Sumber :
1. Penulis : KR15 | Teks Editor : Nurfil | Foto : Istimewa
Selasa, 01 Maret 2011
Perawatan CVT Skutik, Pahami Usia Pakainya Ya!
Tak sedikit surat pembaca masuk ke redaksi curhat soal keanehan pada bagian CVT di skutik tunggangan mereka. Terutama mengenai kendala vibrasi yang muncul. Gak jarang pula yang menanyakan bagaimana cara perawatan yang baik dan benar sesuai ajuran pabrik, serta apakah komponen CVT-nya memiliki masa pakai tertentu atau tidak?
Nah, untuk menjawab semua itu, OTOMOTIF coba meminta penjelasan dari pakarnya langsung, yakni bagian technical service beberapa pabrikan motor Jepang yang mengeluarkan motor tipe ini. Begini jawaban mereka.
"Kebanyakan kendala vibrasi yang timbul, disebabkan oleh debu dan kotoran yang hinggap dalam ruang CVT. Debu atau kotoran itu bisa dari udara luar (terisap ke dalam ruang CVT), bisa pula akibat ampas hasil gesekan belt terhadap puli," terang Endro Sutarno, Technical Service Training Instuctor PT Astra Honda Motor (AHM).
Nah, untuk menghindari hal itu, bagian ruang CVT ini pada periode tertentu disarankan untuk dibersihkan. Sayangnya, masih banyak pengguna skutik yang tidak memahami anjuran ini. Ketika melakukan perawatan rutin ke bengkel, bagian CVT sama sekali tidak ikut diservis. Paling hanya sekadar ganti oli, bersihin karburator atau filter udara saja.
Padahal umumnya di buku pedoman perawatan yang biasa disertakan ketika membeli motor jenis ini, di dalamnya ada anjuran untuk melakukan servis bagian CVT pada periode tertentu. Apa mungkin buku pedoman itu gak pernah dibaca ya? Hayo ngaku! Hehehe.. Jadi, jangan heran ya kalau tiba-tiba muncul gejala vibrasi atau slip di komponen CVT.
Puli primer dan skunder mesti dilakukan pelumasan ulang pada periode tertentu untuk mencegah keausan
"Di skutik Yamaha, servis CVT dianjurkan minimal setiap 10 ribu km," beber Muhamad Abidin, Manager Technical Departement Service Division PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI). Item servisnya, lanjut Abidin, bukan hanya membersihkan kotoran yang nempel. Melainkan juga meliputi pemeriksaan semua komponen CVT, serta memberikan pelumasan ulang pada beberapa komponen pakai grease khusus.
"Kalau pada produk Honda, anjuran dari pabrik servis CVT dilakukan setiap 8.000 km," tukas Wedijanto Widarso, Manager Technical Development Department AHM. Masih kata Pak Wed (sapaan akrabnya), di samping membersihkan bagian CVT serta mengecek kondisi komponennya, tiap 8.000 km juga disarankan untuk dilakukan penggantian oli girboks (gigi reduksi).
Belt Wajib diganti berkala meski secara visual terlihat masih bagus
Selain itu yang perlu diingat, ada komponen CVT yang punya masa pakai tertentu. Yakni belt. Lantaran terbuat dari bahan campuran rubber, tentu lama-lama akan mengalami keausan (umumnya makin memanjang/melar). Nah, kalau sampai melar, efeknya akan membuat daya cengkramnya terhadap puli jadi melemah. Sehingga timbul lah slip.
Pada skutik berlambang sayap mengepak, komponen ini dianjurkan untuk diganti setiap 24 ribu km. Sementara untuk semua matik Yamaha, sarannya tiap 25 ribu km. "Walaupun secara visual terlihat masih bagus," tukas Abidin.
Namun baik menurut Abidin maupun Pak Wed, periodik penggantian itu juga tergantung cara berkendara serta kondisi lingkungan. "Kalau bawa motornya sering disentak atau daerah tempat tinggalnya banyak debu, umur belt bisa lebih singkat lo," terang keduanya.
Pada skutik berlambang sayap mengepak, komponen ini dianjurkan untuk diganti setiap 24 ribu km. Sementara untuk semua matik Yamaha, sarannya tiap 25 ribu km. "Walaupun secara visual terlihat masih bagus," tukas Abidin.
Namun baik menurut Abidin maupun Pak Wed, periodik penggantian itu juga tergantung cara berkendara serta kondisi lingkungan. "Kalau bawa motornya sering disentak atau daerah tempat tinggalnya banyak debu, umur belt bisa lebih singkat lo," terang keduanya.
Sumber :
1. Penulis/Foto: DiC / Salim
Kamis, 24 Februari 2011
XEONERS INDONESIA, di bawah hukum NKRI
Setelah resmi dibawah naungan ATPM (Agen Tunggal Pemegang Merek) yaitu PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) dengan bergabung di YRC (Yamaha Riders Club).
XEONERS INDONESIA telah melengkapi legalitasnya di bawah hukum NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) dengan Akte notaris :
No.12-/14 feb 2011. BH no. W 11. U11. PR.05-10.01/II/2011.
Pada hari Senin, tanggal 21 Februari 2011, guna mengukuhkan perlindungan hukum atas keberadaannya.
Bravo XEONERS INDONESIA....
Bravo XEONERS Malang...
Salam Xeoners Indonesia satu.......
Selasa, 22 Februari 2011
FShop, Buat Bikers Jadi Gaul!!!
F SHOP
JL DANAU TOBA E-5/14 SAWOJAJAR MALANG
JL DANAU TOBA E-5/14 SAWOJAJAR MALANG
MENYEDIAKAN:
- T-SHIRT
- DOMPET
- CELANA PANJANG/PENDEK
- ROK
- PAKAIAN KOREAN FASHION
- JACKET
- GLASSES AND SUN GLASSES
- BELT
- DLL
JANGAN MALU2 BUAT DATENG, LIAT-LIAT TRUS BELI DEH....... BIAR GA BELI JUGA GPP KOK.......
Contoh Gambar n Harga (klik link di bawah ini bro) :
NEGOTIABLE . ASAL JANGAN SADIS YAH 

Khusus Anggota XEONERS dapatkan Discount 10-20%
LUAR KOTA VIA TIKI n' JNE
PEMBAYARAN BISA DILAKUKAN MELALUI BCA, BNI dan COD WELCOME
Untuk Transfer Via :
BCA 0111802431 a/n VIVIN ROSALINA
BNI 7515017-5 a/n VIVIN ROSALINA
REKENING BERSAMA WELCOME ASAL DITANGGUNG PEMBELI
CP:
ANDREW
085736000054
YM : dark.souls@ymail.com
085736000054
YM : dark.souls@ymail.com
FB : http://www.facebook.com/profile.php?id=100000059727662
Twitter: @Fshopaddict
foursquare: Fshop
Twitter: @Fshopaddict
foursquare: Fshop
Jumat, 18 Februari 2011
Setting Skutik Agar Tangguh di Tanjakan
Perlu diketahui terlebih dulu, bahwa sebenarnya motor jenis skutik awalnya dirancang buat alat transportasi di perkotaan yang jalannya cenderung datar. Maklum, sistem transmisi CVT (continuous varable transmission) memang lebih cocok di kontur jalan seperti itu.
Namun kenyataannya skutik juga digemari di daerah-daerah. Termasuk di kawasan perbukitan. Nah, lantas bagaimana cara mengatasi kondisi seperti itu? Yuk, kita tanya ahlinya langsung.
Menurut Senaponda, punggawa PaDepokan Motorsport di Depok, Jabar, untuk daerah perbukitan, skutik butuh torsi besar di putaran tengah. Karena umumnya saat berakselerasi di tanjakan, putaran mesin cenderung dikondisikan di putaran segitu. Ini berlaku untuk semua merek skutik.
“Untuk meningkatkan torsi di putaran tengah tersebut bisa dilakukan dengan cara mengganti roller dengan yang bobotnya lebih ringan 2 gr dari standar bawaan motor secara merata,” ujar Sena. Jangan diselang-seling, karena cenderung akan membuat vibrasi.
Bila kerenggangan klep ex standarnya 0,25 mm, maka coba renggangkan jadi 0,26 – 0,27 mm. Jangan lebih, karena akan membuat mesin jadi lebih berisik.
Namun kenyataannya skutik juga digemari di daerah-daerah. Termasuk di kawasan perbukitan. Nah, lantas bagaimana cara mengatasi kondisi seperti itu? Yuk, kita tanya ahlinya langsung.
Menurut Senaponda, punggawa PaDepokan Motorsport di Depok, Jabar, untuk daerah perbukitan, skutik butuh torsi besar di putaran tengah. Karena umumnya saat berakselerasi di tanjakan, putaran mesin cenderung dikondisikan di putaran segitu. Ini berlaku untuk semua merek skutik.
“Untuk meningkatkan torsi di putaran tengah tersebut bisa dilakukan dengan cara mengganti roller dengan yang bobotnya lebih ringan 2 gr dari standar bawaan motor secara merata,” ujar Sena. Jangan diselang-seling, karena cenderung akan membuat vibrasi.
Bila kerenggangan klep ex standarnya 0,25 mm, maka coba renggangkan jadi 0,26 – 0,27 mm. Jangan lebih, karena akan membuat mesin jadi lebih berisik.
Dan yang perlu diperhatikan pula yakni cara ngegasnya. “Pakai metode partial opening throttle alias grip gas diurut,” saran Sena. Jangan langsung dipelintir dalam, karena akan membuat rasio bukaan puli jadi terlampau berat. Sehingga lari motor jadi kayak ngeden.
Atau, lanjut Sena, grip gas diurut dulu pelan-pelan sampai putaran tengah dan tahan sebentar hingga kecepatan konstan, baru kemudian dipelintir dalam (wide open throttle). Oh, iya untuk menghindari mesin cepat overheat lantaran kerap digeber di tanjakan ekstrem, Sena menganjurkan untuk menaikkan main jet 1 step.
Atau, lanjut Sena, grip gas diurut dulu pelan-pelan sampai putaran tengah dan tahan sebentar hingga kecepatan konstan, baru kemudian dipelintir dalam (wide open throttle). Oh, iya untuk menghindari mesin cepat overheat lantaran kerap digeber di tanjakan ekstrem, Sena menganjurkan untuk menaikkan main jet 1 step.
Keterangan :
1. Cara paling simpel mengakali torsi di putaran tengah untuk motor standar yakni dengan mengganti roller pakai yang bobotnya lebih ringan 2 gram secara merata.
2. Celah klep ex sebaiknya agak dilonggarakan sedikit sekitar 0,01 - 0,02 mm.
3. Perilaku membuka gas sebaiknya diurut hingga putaran tengah, baru kemudian dipelintir dalam.
2. Celah klep ex sebaiknya agak dilonggarakan sedikit sekitar 0,01 - 0,02 mm.
3. Perilaku membuka gas sebaiknya diurut hingga putaran tengah, baru kemudian dipelintir dalam.
4. Ukuran spuyer, terutama main jet sebaiknya dinaikkan satu step untuk menghindari mesin cepat overheat karena keseringan nanjak ekstrem.
5. Cara paling andvance yaitu upgrade performa mesin, termasuk bore-up kapasitas silinder biar tenaga dan torsi meningkat. Sehingga lebih kuat melintasi medan berbukit.(motorplus.otomotifnet.com)
5. Cara paling andvance yaitu upgrade performa mesin, termasuk bore-up kapasitas silinder biar tenaga dan torsi meningkat. Sehingga lebih kuat melintasi medan berbukit.(motorplus.otomotifnet.com)
Sumber :
1. Penulis : Andhika | Editor : AZ | Foto : Salim, Andhika
Kamis, 17 Februari 2011
Paket Bore Up XEON 150cc Baru dan Murmer!!!
Yamaha Xeon 125cc dengan slogan "XEON Semakin Tak Tertandingi", bagi bikers penunggang kuda besi Yamaha Xeon masih ada yang belum terpuaskan dan masih ingin utak-atik agar Xeon nya semakin ngacir, salah satunya dengan di bore up menjadi 150cc.
Spesifikasinya :
- Blok silinder standart xeon asli yamaha (kalo bloknya mau dari agan sendiri juga boleh)
- Piston vixion asli yamaha
- Ring piston vixion asli yamaha
- Pen piston vixion asli yamaha
Semua part dijamin baru dan asli yamaha genuine parts....
Teknis Pengerjaan :
- Pengerjaan sekitar 3 - 4 hari kerja.
- Blok silinder standart xeon nanti di boring ulang, ditanam boring baru, tidak merusak part standartnya tinggal pnp (plug n play) saja, tinggal pasang blok ini terus blok standartnya disimpan di gudang, jadi deh xeonnya 150cc, sudah dibuktikan oleh beberapa anggota Xeoners Indonesia dan beberapa anggota XERIUS (Xeon Riders @Kaskus).
Sumber :
1. Indra Fikri X-006
2. http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6881865
Langganan:
Postingan (Atom)



















